RSS

Hukum Berdoa Dengan Mengangkat Tangan Sesudah Shalat Fardhu

02 Mei

ikhwan-berdoa
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Pada dasarnya, mengangkat tangan dalam doa adalah sunnah. Banyak riwayat yang menunjukkannya, bahkan sampai pada derajat mutawatir. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjadikannya sebagai salah satu sebab dikabulkannya doa.

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha baik, tidak menerima kecuali yang baik-baik.” Kemudian beliau menyebutkan tentang seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh sampai kusut tampangnya dan penuh debu, ia mengangkat tangannya ke langit sambil berseru, “Ya Rabbi, Ya Rabb.” Sementara makanannya, minumannya, dan pakaiannya adalah haram. Iapun dikeyangkan dari sesuatu yang haram. Maka bagaimana akan dikabulkan doanya.

Dan dalam hadits Salman, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Pemalu lagi Mulia, malu apabila hambanya mengangkat kedua tangannya kepadanya lalu mengembalikannya dalam keadaan kosong.” (HR. Ahmad dan selainnya)

Tetapi jika ada riwayat yang menyebutkan tidak mengangkat tangan dalam kondisi tertentu –baik secara eksplisit (seperti pada khutbah Jum’at dan istisqa) atau implisit (seperti doa istiftah, doa sebelum salam dan sesudah salam)- maka yang sunnah tidak mengangkat kedua tangan dalam kondisi tersebut. Bahkan, bisa termasuk bagian dari mengada-ada hal baru dalam urusan ibadah. Karena asal dari ibadah adalah tauqifi, yakni tidak diketahui kecuali dengan adanya dalil.

Lalu bagaimana dengan doa sambil mengangkat tangan sesudah zikir ba’da Shalat fardhu? Dalam hal ini ada dua pendapat: Pertama, Tidak boleh. Karena tidak ada dalil shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang mencontohkannya . Yang ada, beliau berdoa sambil mengangkat tangan antara adzan dan iqamah. Sedangkan sesudah zikir ba’da Shalat beliau tidak mengangkat tangan dalam rangka berdoa.

Disebutkan dalam fatwa Lajnah Da’imah Saudi, “Berdoa setelah shalat fardhu bukanlah sunnah jika dilakukan dengan mengangkat kedua tangan, baik itu oleh imam, makmum, maupun semuanya bersama-sama. Bahkan, itu (berdoa dengan mengangkat tangan setelah shalat fardhu) adalah bid’ah. Sebab, hal ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya Radhiyallahu ‘Anhum. Adapun berdoa dengan tanpa mengangkat tangan (selepas shalat wajib), maka itu tidak apa-apa, karena terdapat hadits-hadits dalam hal ini.” [Fatawa Al-Lajnah Ad-Da`imah, fatwa nomor 3901]

Kedua, Sebagian ulama yang lain membolehkan berdoa dengan mengangkat tangan sesudah zikir ba’da shalat. Alasannya, berdoa saat itu termasuk ibadah mustaqilah (berdiri sendiri) yang tidak memiliki kaitan dengan zikir ba’da shalat. Waktu tersebut adalah waktu bebas untuk melakukan aktifitas seperti berbaring, mengobrol, dan aktifitas lainnya. termasuk di dalamnya berdoa. Bahkan berdoa termasuk ibadah yang pokok. Maka siapa yang ingat akan hajatnya sesudah zikir ba’da shalat lalu ia mengangkat kedua tangannya dalam rangka berdoa itu bukan termasuk bid’ah. Syaratnya, tidak dikaitkan dengan zikir ba’da shalat dan dikerjakan secara terus-menerus atau dirutinkan.

Namun bagi siapa hendak berdoa, maka yang lebih afdhal ia berdoa sebelum salam. Karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda –sesudah menjelaskan bacaan tasyahhud-,

ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنْ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ فَيَدْعُو

“Kemudian ia memilih doa yang ia suka dan berdoa dengannya.” (HR. Al-Bukhari)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah- pernah ditanya mengenai hukum berdoa setelah shalat (setelah salam, pen), beliau rahimahullah- menjawab :
“Berdoa setelah shalat, jika doa tersebut ditujukan untuk menambal (menutup) kekurangan dalam shalat, maka doa semacam ini disyariatkan. Di antara yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah setelah salam mengucapkan istighfar sebanyak tiga kali yaitu : astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah (maknanya adalah aku memohon ampun pada Allah)”

*Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam jika berpaling (selesai) menunaikan shalatnya, beliau shallallahu alaihi wa sallam mengucapkan astagfirullah sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengucapkan Allahumma antas salam wa minkas salam tabarokta yaa dzal jalali wal ikrom. (HR. Ahmad. Syaikh Syuaib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih, termasuk periwayat kitab shohih. Syaikh Al Albani dalam Al Kalamu Ath Thoyib mengatakan bahwa hadits ini shohih)*

Beliau, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah- melanjutkan, “Tidaklah tepat jika seseorang selesai dari shalatnya dia lalu berdoa. Namun yang lebih tepat adalah seseorang memanjatkan doa ketika dia sedang bermunajat kepada Allah yaitu ketika di dalam shalat. Oleh karena itu, bukanlah termasuk petunjuk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, seseorang berdoa setelah salam dari shalat kecuali jika itu adalah untuk menambal (menutup) kekurangan yang ada dalam shalat.”(sebagaimana bacaan istighfar yang dijelaskan tadi, pen).

Alasan lainnya, saat seseorang shalat maka ia sedang bermunajat kepada Rabb-nya. Karenanya hendaknya ia berdoa di dalam shalatnya dan bukan sesudahnya. Walaupun tidak berdosa jika ia berdoa sesudah salam. Tapi perlu dicatat bahwa hal itu tidak boleh dijadikan sebagai amalan sunnah yang rutin sehingga dianggap sebagai paket ibadah shalat atau penyempurna ibadah shalat. Sebabnya, shalat adalah ibadah khusus yang memiliki ketentuan dari jenis, bentuk, kadar, waktu, tempat, sebab, dan tata caranya dari Pembuat Syariat.

Wallahu Ta’ala A’lam

Sumber:
- http://www.voa-islam.com/islamia/ibadah/2012/11/07/21574/hukum-berdoa-sambil-angkat-tangan-sesudah-zikir-shalat/
- http://fadhlihsan.wordpress.com/2010/06/20/fatwa-ulama-seputar-hukum-berdoa-setelah-shalat/
- http://www.kautsar.co.id/read/article/20/10/2011/7/apa-hukum-berdoa-dengan-mengangkat-tangan/

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Mei 2013 in kajian kita

 

6 responses to “Hukum Berdoa Dengan Mengangkat Tangan Sesudah Shalat Fardhu

  1. rifqotunnisaa@gmail.com

    4 Juni 2013 at 12:14 am

    very good……
    mau tanya boleh…, gimana download program alarm untuk netbook, tapi yang dia bisa di atur sendiri bunyinya, he he…, thanks

     
    • ZukhruF

      11 Juni 2013 at 3:45 am

      Banyak aplikasi untuk alarm netbook. Antum bs cari sendiri di dumay sesuai selera..

       
  2. Hamba Allah

    10 Oktober 2013 at 1:48 pm

    Jadi bingung mana yg harus saya ikuti “berdoa mengangkat tangan atau tanpa mengangkat tangan” semakin nampak jelas perpecahan umat islam.. Masing2 memperkuat keyakinannya dengan hadis, orang yg masih awam seperti saya jadi bingung harus belajar dari ulama yang mana.. apakah ibadah keseharian saya yang mengikuti ajaran orang tua dan menjadi tradisi dalam kehidupan memasyarakat mengandung banyak bid’ah sementara niat saya tulus mengharap keridhaan Allah semata

     
    • ZukhruF

      29 Oktober 2013 at 1:19 am

      Perbedaan pendapat dalam masalah fiqih bukan penyeban perpecahan umat, sebab dalam ikhtilaf terdapat rahmat dan kemudahan.
      Mengamalkan ibadah itu bukan berdasar mengikuti orang tua dan tradisi masyarakat, akan tetapi mengikuti Rasulullah saw yang berdasar pada Alqur’an dan sunnah.
      Jika melakukan ibadah dengan niat tulus mengharap keridhaan Allah semata tetapi tidak sesuai dengan syariat islam dan tuntunan rasul, apakah akan diterima?????

       
    • yos

      4 Desember 2013 at 12:51 am

      Mana yg akhi yakini itulah yg benar , sebaiknya mengangkat tangan karena hadisnya banyak. tidak mengangkat tangan dalam berdoa fatwa kaum wahabi salafi di saudi arabia. tapi para ulama seduania sepakat berdoa mengangkat tanagan adalah sunnah

       
  3. pasukan muslim

    21 Desember 2013 at 9:27 am

    syukron jadi menambah pengetahuan.

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 173 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: