RSS

Kekurangan yang kan jadi Indah

20 Mei

Seorang laki-laki pembawa air mempunyai  dua tempayan yang besar. Dua tempayan itu selalu ia gunakan untuk mengambil air dari sungai kerumahnya. Jarak antara rumah dan sungai cukup jauh, tapi pembawa air hanya berjalan kaki untuh menempuhnya. Jalan yang dilewati sangat gersang, yang nampak hanya rerumputan kering serta ilalang.

Laki-laki pembawa air ini, mengambil air dengan dua tempayannya yang sengaja ia isi penuh. Tetapi jika telah sampai rumah, hasil air yang ia bawa tak sama saat ia mengambilnya. Sebab salah satu tempayan yang ia miliki retak. Namun, laki-laki itu tetap memakai tempayan yang retak untuk mengambil air, walau sebenarnya ia juga mengatahui  bahwa air yang ia bawa nanti tak akan sempurna hasilnya.

Dua tahun telah berjalan. Dimana setiap harinya hanya satu setengah tempayan air saja yang berhasil ia bawa. Tempayan yang masih utuh dan bagus merasa bangga, karena ia bisa memberikan pada sang pembawa air, jumlah air yang sempurna. Sementara  tempayan yang retak merasa bersalah pada lelaki itu, dan ia sangat malu, karena ia hanya mampu membawa separuh air.

Dua tahun sudah tempayan retak merasakan kegagalan  yang sangat menyakitkan. Suati hari ia berbicara kepada pembawa air di tepi sungai. “Aku sangat malu dengan diriku, dan aku ingin meminta maaf kepadamu!” “Kenapa?” Tanya si pembawa air. “Karena aku malu, sebab selama dua tahun ini aku hanya mampu membawa setengah air untukmu, itu semua karena diriku yang tak sempurna, diriku retak, sehingga air yang kutampung tumpah keluar sepanjang perjalanan kerumahmu. Karena kecatatanku inilah, kau harus melakukan semua pekarjaan ini, tapi tak mendapat hasil yang maksimal dari usahamu,” kata tempayan. Si pembawa air merasa kasihan dengan tempayan retak tua ini, dengan penuh keharuan ia mengatakan kepada tempayan retak, “Jika kita pulang nanti, aku ingin kau memperhatikan bunga-bunga yang indah di sepanjang perjalanan.”

Benar saja, disaat mereka melewati  jalan-jalan menuju ke rumah. tempayan tua yang retak itu memperhatikan bunga-bunga yang sangat indah disisi jalan yang membuatnya bersorak untuk beberapa saat. Akan tetapi, sesampainya di ujung jalan ia kembali murung karena air yang ia bawa tumpah keluar, dan hanya menyisakan setengah saja. Sebab itu ia meminta maaf lagi kepada si pembawa air.

Pembawa air itu pun berkata kepada tempayan yang retak, “Tidakkah kau melihat bunga-bunga itu hanya tumbuh di sisi jalan yang kamu lewati saja, dan tidak tumbuh pada sisi jalan yang lain? Ini karena aku mengetahui kelemahan yang ada pada dirimu, sehingga aku berfikir untuk mengambil keuntungan dari kekuranganmu itu. Aku menyebar biji-biji bunga yang banyak pada sisi jalan yang kau lewati. tanpa kau sadari, setiap harinya air yang tumpah keluar dari tempayanmu itu telah menyirami biji-biji bungaku. Hingga tumbuhlah bunga-bunga cantik itu.

Dan selama ini, aku telah memetik bunga-bunga itu untuk kuberikan kepada istriku tercinta. Tanpa dirimu yang seperti sekarang ini, jalan yang kita lewati akan tetap gersang seperti dulu. Aku juga  tak akan bisa memberikan kepada istriku  bunga yang indah.

Setiap dari kita memiliki kelemaham yang unik. Akan tetapi, kekurangan dan kelemahan yang kita punya akan membuat hidup kita lebih indah. Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan setiap kekurangan itu dengan baik, hingga akhirnya menjadi suatu kelebihan tersendiri. Dimana kelebihan itu bisa menimbulkan seulas senyum yang akan selalu berkembang. Bagaimana? mau mencoba??

Freshlie…^_^

Terinspirasi dari buku “Hati Yang Paling Indah”

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Mei 2011 in ibroh

 

2 responses to “Kekurangan yang kan jadi Indah

  1. atikah

    24 Mei 2011 at 1:14 pm

    memang!…kekurangan adalah pelengkap kehidupan
    tanpa ada kekurangan ..hidup menjadi membosankan. tul tho!..dengan begitu kita kan bisa bersyukur atas anugrah diberikannya kelebihan, tak mungkin semuanya sempurna…oke pren keep spirit!!!!

     
  2. Citra W. Hapsari

    23 Juni 2011 at 2:24 am

    sesungguhnya kekurangan itu adalah kenikmatan,yang Allah tunjukkan dalam bentuk lain,..
    buktinya dengan kekurangan itu masih banyak yang bisa mengambil manfaat darinya,..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: