RSS

Hatiku sekuat baja!!

17 Sep

    Tak selamanya hidup ini berjalan mulus. Ada kesedihan yang beriringan dengan kebahagiaan. Ada kegagalan yang mengantar keberhasilan. Dan ada kesusahan yang membarengi kemudahan. Karena hidup kita tak kan bisa berwarna tanpa adanya kekurangan-kekurangan. Hidup kita takkan lebih berkesan tanpa disertai kesulitan-kesulitan. Suatu keberhasilan akan terasa lebih hidup bila kita tahu rasanya gagal. Kebahagiaan akan lebih hidup jika kita pernah merasakan tidak enaknya kesedihan. Kemudahan akan lebih hidup tatkala kita pernah merasakan kesukaran. Sebab Hidup akan lebih hidup dengan adanya bermacam cobaan.

    Kesulitan-kesulitan yang kita alami merupakan batu loncatan menuju jiwa yang kuat dan tegar, sehingga bila Allah menimpakan kesulitan-kesulitan itu untuk kesekian kalinya, jiwa kita akan lebih siap menerimanya. Hati kita juga sudah terbiasa untuk tidak larut dalam kesedihan. Dengan begitu hati akan lebih mudah untuk bersyukur dan bersabar terhadap apa yang kita terima dan apa yang luput dari harapan.

فَأَثَابَكُمْ غُمَّاً بِغَمٍّ لِّكَيْلاَ تَحْزَنُواْ عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلاَ مَا أَصَابَكُمْ وَاللّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

 “Karena itu Allah menimpakan atas kamu kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput dari pada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(Ali ‘Imron: 153)

   Kesedihan yang kita rasakan, kegagalan yang kita alami, dan beragam kesulitan yang menimpa kita, itu semua merupakan  rahmat. Dan dibalik itu semua terkandung juga banyak hikmah dan barakah. Memang terkadang kita memungkiri, juga enggan menerima segala kesusahan yang ditimpakan Allah kepada kita. Padahal hakikatnya apa yang kita terima itu adalah yang terbaik, yang Allah pilihkan khusus untuk kita.

وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”

   Lalu untuk apa kita sekarang masih bersedih atas apa yang hilang? dan mengapa kita masih larut dalam air mata yang berlinangan? Bukankah Allah yang akan menggantinya dengan yang lebih baik? Bukankah kita tahu, bila kita bisa bersabar, Allah akan memberi pahala yang besar? Dan mengapa kita masih menyesal atas suatu kegagalan, bila suatu saat nanti Allah akan memberi kejutan yang menggembirakan dengan anugrah keberhasilan, berupa hadiah terbaik dari Ar-Rahman!

Muslim..Muslimah…. jadikanlah hati kita sekuat baja!!

By:  ‘ Zukhruf ‘  september 2011

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 17 September 2011 in tafakur

 

3 responses to “Hatiku sekuat baja!!

  1. Abed Saragih

    19 Oktober 2011 at 9:19 am

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.

     
  2. novembriawan

    26 Oktober 2011 at 2:17 pm

    ya. kejutan setelah kegagalan, musibah pasti selalu ada hikmahnya : )
    like this, be patient.

     
    • ZukhruF

      28 Oktober 2011 at 9:00 am

      yup…Optimis pren!!

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: