RSS

Tamu Istimewa Yang Pasti Datang

04 Jan

Menyikapi Isu Kiamat 2012

Ya..dia pasti datang! Siapa dia? Siapa lagi kalau bukan kematian, siapa juga kalau bukan hari penghabisan(kiamat) dan yang menyusulnya  kemudian, adalah hari pembalasan. Tatkala ruh terpisah dengan jasadnya, dimanapun kita berada, kematian akan menjumpai kita,

وَجَاءتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَا كُنتَ مِنْهُ تَحِيدُ

 “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.”(QS. Qaaf : 19)

أَيْنَمَا تَكُونُواْ يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ

 “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh,” (QS. An-Nisa’: 78)

Ikhwati fillah…

Kita tak menahu kapan tamu istimewa itu akan datang, dan tidak seorangpun yang tahu kapan terjadinya selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun hanya, kita mesti bijak dalam bersikap.

Al Qur’an mengatakan saat kiamat itu sudah dekat. Persiapan untuk menyambutnya adalah lebih utama dibanding jungkir balik memikirkan kapan datangannya. Waktu yang berlalu tak bisa diputar balik. Apa yang luput dari kita takkan bisa lagi didapatkan. Dan apa yang akan terjadi terjadilah. Penyesalan tinggal penyesalan. Sia-sia dalam kesia-siaan.

Seluruh makhluk akan diadili di pengadilan yang paling adil. Dengan Hakim yang paling bijak. Tak kan ada yang bisa menyuap, tak kan ada yang bisa disuap. Semua kesalahan kan terungkap, dan semua kebenaran kan ditampakkan.

هَلْ يَنظُرُونَ إِلاَّ أَن يَأْتِيَهُمُ اللّهُ فِي ظُلَلٍ مِّنَ الْغَمَامِ وَالْمَلآئِكَةُ وَقُضِيَ الأَمْرُ وَإِلَى اللّهِ تُرْجَعُ الأمُورُ

“ Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya. dan Hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.”(QS. Al-Baqarah : 210)

Manusia pendosa kan terhina dengan segala dosa dan kesalahan yang ia lakukan selama di dunia. Hinga menjadi seonggok tanah saja adalah lebih baik dari pada hidup menjadi manusia. Ingin dibangkitkan untuk hidup lagi? dan mengulang kehidupan dengan ibadah serta ketaatan? Tak kan bisa! tak kan bisa kehidupan dunia terulang kembali! itu semua bagai khalayan!

Ikhwati fiddin..

Sebelum penyesalan itu benar-benar terjadi dengan kita, alangkah baiknya kita berjuang dari awal. Berjuang dan berusaha untuk menjadi hamba yang mengintropeksi diri sebelum datangnya yaumul hisab. Hari demi hari, mari kita lewati dengan amal ibadah serta kebaikan. Kealfaan yang sempat kita lakukan, segeralah mengucap istighfar. Kesalahan yang kita perbuat, segeralah mintakan maaf. Perbaiki segala kekuangan, sebelum nyawa sampai di tenggorokan!!

By: ZuKhRuF

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Januari 2012 in motivasi, tafakur

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: