RSS

Alhamdulillah, You are The Chosen One!

23 Jan

somewhere_over_the_rainbow

Hujan di luar bagai mengerti hujan di hati…

Benar..

kadang-kadang kita tak pernah faham apa yang Allah coba berikan untuk kita. Tak pernah tahu apa yang Allah sediakan untuk kita di masa depan.

Tapi percayalah.. suatu saatjalan pilihan Allah ini akan indah pada waktunya..

Hidup kita bukan seperti drama series yang indah-indah belaka.

 Bukan.

Pasti ada ketika kita diuji dengan sebenar-benar ujian. seorang ‘superheroes’ pun ada ujiannya juga.. Akan kalah dulu dan bangkit seperti semula pada akhirnya kan..

Biarpun kita tidak punya kekuatan super. Tiada kesaktian yang kita miliki, untuk hilangkan segala keresahan hati. Tapi ingatlah, kita punya Allah.

Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Mengasihani.

Allah uji sampai mana kemampuan kita. Allah tahu kita siapa.

And at the time HE takes everything from you, saat  itulah Allah ingin kita kembali pada Nya.

Itulah tanda cinta Nya. Dia tahu kita sudah jauh dari Nya. Jauh.

Mungkin saja kita terlalu asyik dengan urusan dunia hingga kita lupa tentang Dia.

Nah..

Bila sudah terjatuh, baru sibuk ntuk cari sajadah. Baru kenal arti taubah. Baru rasa menyesal tak bersudah.

Maka, sebab itulah Allah hadiahkan kita ujian. Supaya kita kembali dekat. Bertambah dekat. Dan selalu dekat dengan Dia. Janganlah ditangisi apa yang sudah berlalu.

Itulah yang menjadikan kita jadi yang SEKARANG ini. Sama ada lebih baik atau lebih buruk, itu kita yang  tentukan. Perjalanan kita sebagai hamba belum berakhir.. Mungkin ini hanya permulaan.

Ambil iktibar dari apa yang telah terjadi.. Setiap orang pernah berbuat khilaf dan setiap kesalahan yang kita buat, kita ambil iktibar darinya, itulah yang menjadikan kita lebih sempurna.

Beruntunglah dan bersyukurlah.

Alhamdulillah, you’re the chosen one!

 Ridhalah dengan apa yang diberi Ilahi, agar Allah juga ridha denganmu.

“Wahai jiwa yang tenang (yaitu jiwa yg beriman). Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang ridha dan diridhaiNya”. (QS: Al Fajr: 27-28)

Remember this, perjalanan hidup kita belum tentu panjang. Amal kita belum tentu diterima oleh Allah. Just makesure apa saja yang kita perbuat  niat karena Allah. Lillahi Taala.

Jangan pernah sombong dengan kebaikan yang kita buat. Bisa jadi malah tak bernilai. Ingat, hanya ridhaNya yang kita mau. Kita tak selamanya di atas. Kalaupun kita sentiasa dikurniakan harta yang banyak, mewah, punya usaha yang maju, tapi tak akan ada makna kalau hidup kita tak bahagia dan hati tak tenang.

Semua itu bergantung pada ridha Allah terhadap kehidupan kita.

And suddenly found this words dalam buku Kisah Cinta dalam Al-Quran, karya Misbah Em Majidiy, saya petik kata-kata Asiyah, isteri Firaun:

“Siksaanmu tidak akan menggoyahkan diriku. Allah menjaga keimananku. Aku telah mengikrarkan keimananku kepadaNya, kasihNya telah memenuhi relung kalbuku.

Kau boleh saja membakar seluruh jasadku, tapi kau tidak akan dapat membakar imanku. Imanku ada dihatiku, dan aku tidak akan bisa membakar hatiku.

Kalau kau paksakan penyiksaanmu terhadapku, meski tubuhku terpotong-potong, cintaku kepada Allah tidak akan pernah pudar.”

Subhanaallah, hebat sungguh ujian Allah padanya.

Hadiah Syurga menjadi ganjarannya.

Hemm… Kita baru diuji sedikit sudah rebah tak mampu bertahan. Bagai hilang segala kekuatan. Namun Syurga pula yang kita idamkan. Rasa kerdil disisi Allah.

Teringat seorang sahabat pernah berkata,

“Semua orang akan dikurniakan nikmat, tapi belum tentu semua diberikan rahmat. Ingat, nikmat itu ujian. Hidup itu pun ujian. Ujianlah yang menjadikan kita hambaNya yang lebih baik. Siapa percaya, dia berjaya. ”

Jadikan setiap ujian itu hadiah dari Allah. All of difficulties yang kita tempuh ada hikmah. Semua itu untuk preparation for our future. Setiap ujian buat kita kuat. Man jada wa jada!

Percayalah, kamu istimewa dipandanganNya cause YOU’RE THE CHOSEN ONE!

******

Artikel ini adalah sharing dari Nor adibah Saihen, dengan beberapa suntingan dari bahasa melayu ke bahasa Indonesia. Semoga memberi manfaat kepada semua pembaca.. ^_^

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 Januari 2014 in ibroh, motivasi, tafakur, teladan

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: